PPN 11 Persen untuk Game Digital di Indonesia 2026: Dampak bagi Gamer, Daftar Platform Terdampak, dan Semua yang Perlu Kamu Ketahui

Diterbitkan Diperbarui  4 menit baca ItemGame Berita
Bagikan ke:
PPN 11 Persen untuk Game Digital di Indonesia 2026: Dampak bagi Gamer, Daftar Platform Terdampak, dan Semua yang Perlu Kamu Ketahui

Pembelian game dan item digital dari platform luar negeri di Indonesia dikenai Pajak Pertambahan Nilai Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPN PMSE). Aturan ini sebenarnya bukan hal baru, tetapi kembali ramai dibicarakan gamer setelah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menunjuk Roblox Corporation sebagai pemungut PPN PMSE pada Oktober 2025. Artinya, pembelian Robux dan produk digital Roblox lain oleh pengguna di Indonesia kini dipungut PPN langsung oleh Roblox. Kamu bisa menemukan informasi seputar dunia gaming dan top up game di ItemGame.

Apa Itu PPN PMSE?

PPN PMSE adalah PPN atas barang tidak berwujud dan jasa digital dari luar negeri yang dimanfaatkan konsumen di Indonesia. Menurut DJP, contohnya mencakup langganan layanan video dan musik, software, platform konferensi video, hingga game.

Sejak 1 Juli 2020, mekanisme pemungutannya berubah dari self-assessment menjadi withholding. Artinya, bukan konsumen yang menyetor pajak sendiri, melainkan perusahaan digital yang sudah ditunjuk DJP sebagai pemungut. Perusahaan tersebut memungut PPN saat transaksi, lalu menyetor dan melaporkannya ke DJP.

Berapa Tarif PPN untuk Game Digital?

Sejak 1 Januari 2025, tarif PPN sesuai UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan adalah 12 persen. Namun lewat PMK 131/2024, untuk barang dan jasa yang tidak tergolong mewah (termasuk pemanfaatan barang tidak berwujud dan jasa dari luar negeri), PPN dihitung dengan dasar pengenaan pajak berupa nilai lain sebesar 11/12. Hasilnya, tarif efektif yang dibayar konsumen tetap 11 persen (12 persen x 11/12).

Dengan kata lain, angka 11 persen yang sering disebut untuk game digital adalah tarif efektif, bukan tarif baru yang khusus dibuat untuk game.

Roblox Resmi Jadi Pemungut PPN PMSE

Dalam siaran pers 3 Desember 2025, DJP mengumumkan lima pemungut PPN PMSE baru yang ditunjuk pada Oktober 2025, yaitu:

  • Notion Labs, Inc.
  • Roblox Corporation
  • Mixpanel, Inc.
  • MEGA Privacy Kft
  • Scorpios Tech FZE

Pada periode yang sama, DJP mencabut penunjukan Amazon Services Europe S.a.r.l. Dengan perubahan ini, jumlah pemungut PPN PMSE yang ditunjuk pemerintah mencapai 251 perusahaan hingga Oktober 2025.

Karena Roblox punya banyak pemain di Indonesia, terutama anak dan remaja, penunjukan ini paling terasa di kalangan gamer. Setiap transaksi di Roblox yang dilakukan pengguna di Indonesia kini dipungut PPN oleh Roblox sesuai ketentuan.

Platform Game Lain yang Sudah Lebih Dulu Menjadi Pemungut

Roblox bukan platform game pertama yang ditunjuk. Daftar pemungut PPN PMSE yang diumumkan sejak 2020 sudah mencakup sejumlah nama besar di dunia game dan aplikasi, antara lain:

  • Google Asia Pacific Pte. Ltd. (Google Play)
  • Apple Distribution International Ltd. (App Store)
  • Valve Corporation (Steam)
  • Epic Games International S.a.r.l. (Epic Games Store)
  • Tencent Mobility Limited dan Tencent Mobile International Limited
  • Beberapa entitas Microsoft

Jadi, pembelian game atau item digital lewat platform yang sudah ditunjuk sebagai pemungut memang sudah dikenai PPN sejak beberapa tahun terakhir. Cara penampilan pajaknya di struk atau rincian pembayaran bisa berbeda di tiap platform.

Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp43,75 Triliun

DJP mencatat penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp43,75 triliun hingga 31 Oktober 2025. Angka tersebut terdiri dari:

  • PPN PMSE: Rp33,88 triliun
  • Pajak kripto: Rp1,76 triliun
  • Pajak fintech (peer-to-peer lending): Rp4,19 triliun
  • Pajak yang dipungut pihak lain lewat Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP): Rp3,92 triliun

Dari angka ini terlihat bahwa PPN PMSE adalah penyumbang terbesar penerimaan pajak digital.

Dampaknya bagi Gamer Indonesia

Bagi gamer, dampak paling nyata adalah total biaya transaksi di platform yang ditunjuk sudah memperhitungkan PPN. Dengan tarif efektif 11 persen, setiap pembelian item digital, mata uang dalam game, langganan, atau game digital dari platform pemungut dikenai pajak sebesar itu dari nilai transaksinya.

Untuk pemain yang jarang belanja di dalam game, selisihnya mungkin tidak terlalu terasa. Tetapi bagi pemain yang rutin membeli item atau battle pass, akumulasinya dalam setahun bisa cukup lumayan. Karena itu, ada baiknya mencatat pengeluaran gaming secara berkala.

Tips Mengatur Pengeluaran Gaming

Beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membantu:

  1. Tetapkan budget bulanan. Tentukan batas pengeluaran untuk game dan disiplin mengikutinya.
  2. Manfaatkan event resmi. Banyak game rutin mengadakan event bonus top up, paket bundel, atau bonus pembelian pertama.
  3. Cek rincian transaksi. Perhatikan rincian pembayaran agar kamu tahu berapa pajak yang dibayar.
  4. Gunakan platform terpercaya. Pastikan top up dilakukan di tempat resmi atau terpercaya agar akun tetap aman. Kamu bisa melakukan top up berbagai game di ItemGame.
  5. Aktifkan kontrol pembelian untuk anak. Kalau anak bermain game seperti Roblox, gunakan fitur kontrol orang tua agar pembelian tidak terjadi tanpa sepengetahuan kamu.

Kesimpulan

PPN untuk game digital di Indonesia berjalan lewat mekanisme PPN PMSE yang sudah berlaku sejak 2020, dengan tarif efektif 11 persen untuk barang dan jasa non-mewah. Kabar terbarunya, Roblox Corporation resmi ditunjuk DJP sebagai pemungut PPN PMSE pada Oktober 2025, menyusul platform lain seperti Google, Apple, Valve, Epic Games, Tencent, dan Microsoft yang sudah lebih dulu ditunjuk. Dengan memahami cara kerjanya, kamu bisa mengatur pengeluaran gaming dengan lebih bijak.