Analisis Penonton MPL ID S18: Tren Peak Viewers Lima Musim Terakhir

Diterbitkan 5 menit baca ItemGame Analisis
Bagikan ke:
Key art resmi Road to Surabaya dari Moonton untuk playoff MPL Indonesia Season 18, tulisan putih di latar hijau dengan patung buaya dan ikan berwarna hijau metalik

Per 22 September 2026, MPL Indonesia Season 18 mencatat peak viewers 1.622.338 menurut Esports Charts, dicapai saat ONIC Esports melawan RRQ Hoshi pada 22 Agustus. Angka itu masih di bawah separuh rekor liga, 4.132.224 penonton di grand final Season 15, dan di bawah puncak dua musim terakhir (3,11 juta di S16, 2,95 juta di S17). Wajar, karena puncak tiap musim hampir selalu datang dari grand final, sementara S18 baru melewati pekan keenam babak reguler. Yang lebih menarik adalah polanya: peak viewers MPL ID turun dua musim berturut-turut, tetapi total jam tonton justru naik lagi di S17. Di bawah ini kami rangkum data lima musim, faktor yang paling menentukan, dan apa artinya buat kamu yang mengikuti liga ini.

Angka MPL ID S18 Sejauh Ini

Metrik (Esports Charts, 22 Sep 2026)S18 (masih berjalan)S17 (selesai)
Peak viewers1.622.338 (ONIC vs RRQ, pekan 2)2.948.968 (grand final)
Hours watched42,67 juta105,54 juta
Average viewers349.714487.879
Airtime122 jam216 jam 20 menit
Prize poolUS$272.040US$289.475

Format S18: sembilan tim, babak reguler 14 Agustus–18 Oktober di XO Hall (MPL Arena) Jakarta, lalu playoff enam tim dengan double elimination dan grand final Bo7. Lewat rilis resmi 14 Agustus, Moonton mengonfirmasi playoff S18 digelar di Surabaya dengan kampanye “Road to Surabaya”; tanggal pastinya belum diumumkan, tetapi Esports Charts mencatat jadwal turnamen sampai 1 November. Dua finalis otomatis lolos ke M8 World Championship. Prize pool dalam rupiah ditulis berbeda antar sumber (Rp 4,75–4,86 miliar), jadi kami memakai angka dolar Esports Charts sebagai pembanding antar musim.

Angka S18 di atas belum bisa dibandingkan langsung dengan musim penuh: playoff biasanya menyumbang laga paling ramai, dan average viewers musim penuh ikut terangkat olehnya. Yang adil dibandingkan adalah puncak babak reguler. Di S16, puncak babak reguler tercatat 2,5 juta (RRQ Hoshi vs NAVI, pekan 9). S18 baru 1,62 juta, dengan empat pekan reguler tersisa.

Tren Lima Musim: Peak Turun, Jam Tonton Bertahan

MusimPeak viewersHours watchedAverage viewersGrand final
S14 (2024)3,99 juta117,5 juta511.600Team Liquid Aura vs RRQ Hoshi
S15 (Mar–Jun 2025)4,13 juta113,3 juta488.518ONIC vs RRQ Hoshi
S16 (Agu–Nov 2025)3,11 juta101,3 juta460.093ONIC vs Alter Ego
S17 (Mar–Jun 2026)2,95 juta105,5 juta487.879Bigetron by Vitality vs ONIC
S18 (Agu–Nov 2026)1,62 juta*42,7 juta*349.714*belum dimainkan

*Data sementara per 22 September 2026.

Tiga hal yang terbaca dari tabel ini:

  1. Peak viewers turun 25% dari S15 ke S16, lalu turun lagi 5% ke S17. Esports Charts menempatkan S17 sebagai musim MPL ID keempat terpopuler, di bawah tiga musim sebelumnya.
  2. Jam tonton tidak ikut anjlok. S17 mengumpulkan 105,5 juta jam, naik sekitar 4% dari S16, dengan average viewers hampir sama dengan S15. Artinya penonton reguler tetap ada; yang berkurang adalah lonjakan besar di satu laga.
  3. Enam musim beruntun tembus 100 juta jam. Saat S16 berakhir, Esports Charts mencatatnya sebagai event MLBB kelima yang melewati 100 juta jam tonton, dan lima teratasnya semua MPL Indonesia (S12–S16). S17 menjadi yang keenam.

Kesimpulan kami: yang melemah bukan minat pada liga, melainkan “momen puncak” yang dulu memecahkan rekor. Dan momen itu punya satu penyebab yang sangat spesifik.

Faktor Penentu: Royal Derby ONIC vs RRQ

Rekor 4,13 juta di S15 lahir dari grand final ONIC melawan RRQ Hoshi. Puncak S18 sejauh ini juga dari pertemuan kedua tim itu. Sebaliknya, grand final S16 tanpa RRQ (ONIC vs Alter Ego) berhenti di 3,11 juta, dan grand final S17 tanpa RRQ (Bigetron vs ONIC) di 2,95 juta. Esports Charts sendiri menulis bahwa laga ONIC melawan RRQ “selalu menarik audiens besar”.

Masalahnya, klasemen S18 per 22 September tidak berpihak pada dua tim itu. Berdasarkan klasemen resmi id-mpl.com: Team Liquid ID 9-2, Alter Ego 8-3, NAVI 8-2, EVOS 5-5, Bigetron by Vitality 5-5, ONIC 4-7, Dewa United 4-6, RRQ Hoshi 2-8, Geek Fam 2-9. Hanya enam tim yang lolos playoff. Kalau ONIC dan RRQ sama-sama gagal, S18 akan menjadi grand final tanpa keduanya, sesuatu yang tidak terjadi dalam empat musim terakhir, dan peluang mendekati angka 3 juta ikut mengecil.

Ada juga faktor jadwal. Dua laga Dewa United (vs EVOS 11 September dan vs RRQ 13 September) ditunda karena sejumlah pemain dan pelatih dirawat akibat infeksi virus, lalu dijadwalkan ulang ke 18 September dan 8 Oktober. Penundaan seperti ini memadatkan pekan akhir babak reguler, yang biasanya justru pekan dengan penonton tertinggi.

Konteks Regional: MPL PH, MSC 2026, dan Efek M7

  • MPL Philippines Season 18 (21 Agustus–31 Oktober) mencatat peak 535.656 dan 10,76 juta jam tonton per 22 September. MPL ID S18 tiga kali lipat di peak dan hampir empat kali lipat di jam tonton, dengan prize pool US$272.040 berbanding US$150.000.
  • MSC 2026 di Paris (bagian dari Esports World Cup, prize pool US$3 juta) mencapai 2,89 juta peak viewers, turun 5,9% dari 2025; jam tonton turun 10,2% dan average viewers turun 14,7%. Puncaknya bukan grand final, melainkan perempat final ONIC melawan Aurora Gaming; grand final Team Spirit vs Yangon Galacticos hanya laga kelima terbanyak ditonton. Pola yang sama dengan MPL ID: penonton mengikuti tim, bukan babak.
  • M7 World Championship di Jakarta (Januari 2026) memecahkan rekor esports mobile dengan 5.594.138 penonton di lower bracket final Alter Ego vs Selangor Red Giants; siaran berbahasa Indonesia saja 3.854.485. Rekor sebelumnya milik Free Fire World Series 2021 (5.415.990). Efek tuan rumah ini tidak akan terulang di S18, tetapi menunjukkan plafon audiens Indonesia masih jauh di atas angka MPL saat ini.

Satu catatan positif dari S17: siaran berbahasa Inggris tembus 250.000 peak viewers untuk pertama kali dalam sejarah MPL ID, tanda audiens luar negeri bertambah meski puncak domestik turun.

Apa Artinya buat Kamu

  • Kalau kamu penonton: laga yang paling mungkin ramai adalah pertemuan kedua ONIC vs RRQ di paruh kedua babak reguler, lalu playoff Surabaya. Tiket dijual lewat id-mpl.com/ticket.
  • Kalau kamu peduli prize pool: hadiah MPL ID stabil di kisaran US$272–298 ribu sejak S15 meski audiensnya salah satu yang terbesar di dunia. Pendapatan tim jelas lebih bergantung pada sponsor dan konten daripada hadiah turnamen.
  • Kalau kamu pemain MLBB: S18 berjalan bersamaan dengan event Anniversary ke-10 yang membagikan tiga skin gratis sampai 19 November; cek panduannya di artikel skin gratis anniversary MLBB. Kalau ingin menambah koleksi skin tim favoritmu selama playoff, top up diamond Mobile Legends di ItemGame diproses otomatis.

FAQ

Berapa peak viewers MPL ID S18? Per 22 September 2026, 1.622.338 penonton pada laga ONIC vs RRQ Hoshi (22 Agustus), menurut Esports Charts. Angka final baru diketahui setelah grand final.

Kapan playoff MPL ID S18? Setelah babak reguler berakhir 18 Oktober. Moonton menyebut playoff digelar di Surabaya, dan Esports Charts mencatat turnamen berjalan sampai 1 November; tanggal resmi belum diumumkan.

Apakah MPL ID masih liga MLBB terbesar? Ya. S17 adalah event MLBB terpopuler kedua di 2026 setelah M7, dan S18 sejauh ini tiga kali lipat peak MPL PH S18.

Kalau kamu mengikuti Mobile Legends sampai playoff Surabaya nanti, kami akan memperbarui angka di artikel ini begitu Esports Charts merilis rekap musim.

Bagikan Artikel

Bagikan ke: